AUD/JPY Acuhkan Penjualan Ritel Australia, Pertahankan Pembeli di Atas 76,00

  • AUD/JPY tetap agak positif, melanjutkan pullback dari 76,11, setelah data Australia.
  • Penjualan Ritel pendahuluan Australia untuk Juni turun ke 2,4% di bawah perkiraan 7,1% dan 16,9% sebelumnya.
  • Risiko berkurang ketika petunjuk stimulus AS bergabung dengan putaran lonjakan logam mulia lainnya untuk menghadapi kesengsaraan akibat virus ccorona.
  • Angka pandemi dari Victoria diperkirakan telah melonjak lebih lanjut, angka kematian AS kemungkinan menandai kenaikan satu hari terbesar sejak awal Juni.

Pembeli AUD/JPY mengabaikan Penjualan Ritel Australia yang lebih lemah dari yang diantisipasi sambil meningkatkan tawaran beli dekat 76,25 selama sesi Asia pada hari Rabu. Harga melonjak tertinggi sejak 08 Juni selama awal jam perdagangan sebelum melemah karena kesengsaraan virus corona (COVID-19). Patut disebutkan bahwa pembeli terhibur oleh kenaikan beruntun empat hari di tengah sentimen risiko-luas.

Pembacaan awal Penjualan Ritel Australia untuk bulan Juni menjadi 2,4% tergelincir di bawah 7,1% yang diharapkan. Data kunci juga tertinggal dari lompatan bulan lalu sebesar 16,9%. Meski begitu, harga AUD/JPY tetap dalam tawaran beli setelah pengumuman. Sebelumnya pada hari ini , Westpac Leading Index Australia untuk Juni 0,44% melampaui angka sebelumnya 0,19% sedangkan IMP Manufaktur Jibun Bank Jepang naik ke 42,6 melampaui angka yang diperkirakan 39,6.

Baca: Penjualan Ritel Australia Juni +2,4% MoM

Selain data suram, kekhawatiran kondisi virus di Victoria terus memburuk karena perkiraan terbaru menunjukkan sebanyak +400 kasus baru.

Tidak hanya di Australia tetapi angka-angka pandemi AS juga diantisipasi untuk menantang selera berisiko. The Guardian melaporkan berita, dari perkiraan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), yang mengatakan bahwa hingga 170.000 warga Amerika bisa meninggal karena COVID-19 pada 08 Agustus.

Di sisi yang lebih cerah, para pembuat kebijakan AS hampir mencapai kesepakatan stimulus fase 4 yang banyak ditunggu setelah para pejabat di Eropa mengumumkan bantuan 750 miliar Euro pada hari sebelumnya. Juga, lonjakan logam mulia, berbeda dengan penurunan dolar AS, menambah kekuatan pasangan ini.

Bisa dikatakan, sentimen nada risiko pasar kesulitan menentukan arah yang jelas karena imbal hasil Treasury 10-tahun AS naik turun sekitar 0,60% sementara kenaikan ringan dari kontrak berjangka S&P 500 berlawanan dengan penurunan ASX 200 dan Nikkei 225.

Ke depan, kurangnya data/peristiwa utama dapat membuat pedagang pasangan memeriksa berita utama untuk dorongan baru. Dengan demikian, virus dan stimulus bisa menjadi kata kunci.

Analisis teknis

Kecuali jika berhasil menembus tinggi baru-baru ini di sekitar 76,35, kekhawatiran pullback pasangan ke 75,00 tidak bisa dikesampingkan. Sebaliknya, kenaikan lebih lanjut pasangan ini akan mengarah ke puncak bulan Juni di dekat 76,80 sebelum menargetkan angka bulat 77,00.

 

AUD/USD: Tidak Bereaksi Setelah Untuk Penjualan Ritel Australia Di Bawah Perkiraan

AUD/USD hampir tidak bergerak dalam menanggapi data Australia yang lebih lemah dari perkiraan dirilis pada 01:30 GMT / 08:30 WIB. Mata uang tetap data
Mehr darüber lesen Previous

Analisis Harga Emas: XAU/USD Naik Lebih Dari 1%, Dekat Rintangan Wedge Naik

Emas berkedip hijau untuk hari keempat berturut-turut. Pada saat pers, logam kuning diperdagangkan pada $ 1.862 per ons, mewakili kenaikan 1,10% pada
Mehr darüber lesen Next