19 Feb 2016
USD/JPY: Arus Repatriasi Yen Tidak Akan Menjadi Faktor Dominan - Nomura
FXStreet - Tim Ahli Strategi FX Global Nomura mencatat bahwa pangsa repatriasi Yen dalam total pendapatan luar negeri telah menurun secara bertahap, menunjukkan minat korporat Jepang untuk repatriasi belum tentu kuat, yang menunjukkan arus repatriasi tidak akan menjadi faktor dominan untuk USD/JPY.
Kutipan Penting
"Korporat Jepang cenderung untuk melakukan repatriasi (membawa pulang) keuntungan yang diperoleh dari operasi luar negeri mereka pada bulan Maret, sebelum akhir tahun fiskal."
"Karena apresiasi JPY telah dipercepat baru-baru ini, tren tersebut menarik minat pasar dengan kuat. Bahkan, rata-rata 24% dari total repatriasi tahunan oleh korporasi-korporasi Jepang terjadi pada bulan Maret, berdasarkan data BoP."
"Sedangkan akselerasi kecil repatriasi oleh korporasi-korporasi Jepang kemungkinan terjadi di bulan Maret, meskipun demikian, seperti pendapat kami tahun lalu, musiman Maret USD/JPY belum jelas dan kami tidak mengharapkan arus repatriasi menjadi faktor dominan untuk USD/JPY."
"Kami tidak melihat repatriasi Maret akan menjadi risiko sisi negatif besar untuk USD/JPY, sementara pergerakan FX di Maret akan menjadi lebih penting dalam jangka menengah bagi investor dan perilaku korporat Jepang dalam tahun fiskal yang baru."
Kutipan Penting
"Korporat Jepang cenderung untuk melakukan repatriasi (membawa pulang) keuntungan yang diperoleh dari operasi luar negeri mereka pada bulan Maret, sebelum akhir tahun fiskal."
"Karena apresiasi JPY telah dipercepat baru-baru ini, tren tersebut menarik minat pasar dengan kuat. Bahkan, rata-rata 24% dari total repatriasi tahunan oleh korporasi-korporasi Jepang terjadi pada bulan Maret, berdasarkan data BoP."
"Sedangkan akselerasi kecil repatriasi oleh korporasi-korporasi Jepang kemungkinan terjadi di bulan Maret, meskipun demikian, seperti pendapat kami tahun lalu, musiman Maret USD/JPY belum jelas dan kami tidak mengharapkan arus repatriasi menjadi faktor dominan untuk USD/JPY."
"Kami tidak melihat repatriasi Maret akan menjadi risiko sisi negatif besar untuk USD/JPY, sementara pergerakan FX di Maret akan menjadi lebih penting dalam jangka menengah bagi investor dan perilaku korporat Jepang dalam tahun fiskal yang baru."