10 Feb 2016
NZD/USD Terus Jatuh, Pantau DMA-200?
FXStreet - NZD/USD membalikkan hampir setengah dari rebound sebelumnya dan lebih lanjut ke sisi bawah, dengan bear kembali pegang kendali di tengah profile pasar risk-off.
NZD/USD sold-off dekat SMA 100-jam
Saat ini, NZD/USD diperdagangkan -0,37% lebih rendah di terendah baru sesi 0,6610, terlihat akan menguji DMA 200 di 0,6595. Kiwi menembus fase konsolidasi dan menemukan penawaran jual baru di pembukaan Tokyo ketika penghindaran risiko kembali muncul di balik perpanjangan penurunan kemarin di bursa Jepang. Nikkei Jepang turun -2,30%, sedangkan ASX Australia turun -2,19%.
Selain itu, tekanan jual tampak intensif setelah Pengukur Inflasi Bulanan ANZ menunjukkan bahwa inflasi dalam perekonomian Selandia Baru naik 0,6% pada bulan Januari. Selama tiga bulan hingga Januari, naik 0,5%. Sementara penurunan tajam di Aussie, juga bertindak sebagai hambatan bagi kiwi.
Sementara itu, NZD/USD masih benar-benar tidak terpengaruh oleh aksi jual USD secara luas pada turunnya taruhan kenaikan suku bunga Fed tahun ini, karena sentimen risiko terus mendorong Antipodes. Menjelang hari, semua perhatian akan tertuju pada kesaksian Ketua Fed Yellen dan data pasokan minyak mentah AS untuk momentum baru pasangan ini.
Level NZD/USD yang dipertimbangkan
Untuk sisi atas, resisten berikutnya berada di 0,6638/46 (DMA 100/tertinggi harian), di atasnya bisa memperpanjang kenaikan ke level 0,6663/68 (tertinggi 8 Feb & 7 Jan). Untuk sisi bawahnya support terdekat mungkin berada di 0,6595/86 (DMA 200/SMA 200-jam) dan dari sana ke 0,6537/07 (DMA 20/terendah 3 Feb).
[Lihat Posisi Perdagangan Kontributor]
NZD/USD sold-off dekat SMA 100-jam
Saat ini, NZD/USD diperdagangkan -0,37% lebih rendah di terendah baru sesi 0,6610, terlihat akan menguji DMA 200 di 0,6595. Kiwi menembus fase konsolidasi dan menemukan penawaran jual baru di pembukaan Tokyo ketika penghindaran risiko kembali muncul di balik perpanjangan penurunan kemarin di bursa Jepang. Nikkei Jepang turun -2,30%, sedangkan ASX Australia turun -2,19%.
Selain itu, tekanan jual tampak intensif setelah Pengukur Inflasi Bulanan ANZ menunjukkan bahwa inflasi dalam perekonomian Selandia Baru naik 0,6% pada bulan Januari. Selama tiga bulan hingga Januari, naik 0,5%. Sementara penurunan tajam di Aussie, juga bertindak sebagai hambatan bagi kiwi.
Sementara itu, NZD/USD masih benar-benar tidak terpengaruh oleh aksi jual USD secara luas pada turunnya taruhan kenaikan suku bunga Fed tahun ini, karena sentimen risiko terus mendorong Antipodes. Menjelang hari, semua perhatian akan tertuju pada kesaksian Ketua Fed Yellen dan data pasokan minyak mentah AS untuk momentum baru pasangan ini.
Level NZD/USD yang dipertimbangkan
Untuk sisi atas, resisten berikutnya berada di 0,6638/46 (DMA 100/tertinggi harian), di atasnya bisa memperpanjang kenaikan ke level 0,6663/68 (tertinggi 8 Feb & 7 Jan). Untuk sisi bawahnya support terdekat mungkin berada di 0,6595/86 (DMA 200/SMA 200-jam) dan dari sana ke 0,6537/07 (DMA 20/terendah 3 Feb).
[Lihat Posisi Perdagangan Kontributor]